Ahlul Bid’ah Sulit Bertaubat — Ahli bid’ah itu terhalangi dari taubat, kecuali hingga betul-betul meninggalkan bid’ahnya, sebab taubat itu dasarnya adalah merasa melakukan keburukan dan penyimpangan sehingga akan menggerakan dirinya untuk bertaubat.
Terhalang dari taubat maksudnya adalah bagaimana ahli bid’ah akan taubat jika merasa sedang melakukan ketaatan, mendekatkan diri kepada Allah dan berbuat kebaikan maka bagaimana dia akan bertaubat?!
Sebagaimana perkataan para salaf,
قَالَ عَلِيُّ بْنُ الْجَعْدِ: وسمعت يحيى بن يمان يقول سمعت سفيان يقول : البدعة أحب إلى إبليس من المعصية المعصية يتاب منها والبدعة لا يتاب منها
Ali bin Ja’d mengatakan bahwa dia mendengar Yahya bin Yaman berkata bahwa dia mendengar Sufyan (ats Tsauri) berkata, “Bid’ah itu lebih disukai Iblis dibandingkan dengan maksiat biasa. Karena pelaku maksiat itu lebih mudah bertaubat. Sedangkan pelaku bid’ah itu sulit bertaubat”
[Diriwayatkan oleh Ibnu Ja’d dalam Musnadnya No. 1809 dan Ibnul Jauzi dalam Talbis Iblis Hal. 22]
—
Faedah Kajian “Sifat Ahli Neraka: Kejahatan Bid’ah”.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A hafidzahullah



COMMENTS