Ambisi Dunia

Ambisi Dunia

Ambisi Dunia — Orang yang tujuan hidupnya adalah dunia maka tidak akan pernah puas dan selalu merasa fakir sebagaimana hadits dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu’anhu, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‎مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ ، فَرَّقَ اللهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ِ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ ، وَمَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ نِيَّـتَهُ ، جَمَعَ اللهُ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِيْ قَلْبِهِ ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ.

“Barangsiapa tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allâh akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali menurut ketentuan yang telah ditetapkan baginya. Barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allah akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina.”
(HR. Imam Ahmad)

Walaupun sudah kaya raya namun tidak akan pernah puas dengan apa yang diperolehnya. Selalu berusaha mengejar dunia bahkan dengan menghalalkan segala cara, termasuk berbuat kesyirikan berupa praktik pesugihan agar dapat menjadi kaya raya demi memenuhi ambisi dunianya.

Faedah Kajian “Tazkiyatun Nafs”.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A. حفظه الله تعالى

COMMENTS

WORDPRESS: 0