Ambisi Dunia

Ambisi Dunia

Ambisi Dunia — Orang yang orientasi hidupnya adalah dunia, maka Allah akan tampakkan kefakiran di depan kedua kelopak matanya, hatinya selalu merasa kekurangan dari apa yang diperolehnya sehingga tidak pernah merasa puas. Inilah watak manusia apabila tidak diberikan taufik oleh Allah Ta’ala, sebagaimana hadits berikut ini,

وَعَنِ ابْنِ عَبَّاس وأنس بن مالك رَضِي الله عنْهُم أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ : « لَوْ أَنَّ لابْنِ آدَمَ وَادِياً مِنْ ذَهَبِ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ وادِيانِ ، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلاَّ التُّرَابُ ، وَيَتُوب اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ » مُتَّفَقٌ عَليْهِ

“Dari Ibnu Abbas dan Anas bin Malik radhiallahu ‘anhum bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: “Andaikata seorang anak Adam -yakni manusia- itu memiliki selembah emas, ia tentu menginginkan memiliki dua lembah -emas lagi- dan sama sekai tidak akan memenuhi mulutnya (merasa puas) selain tanah (yaitu setelah mati) dan Allah menerima taubat orang-orang yang bertaubat.””
(Muttafaqun ‘alaih, HR. Bukhari no. 6437 dan Muslim no. 1049)

Ambisi ini yang membuat orang yang sudah tua tapi tetap muda ambisinya terhadap dunia, sehingga lupa jika usianya tua namun jiwanya muda panjang angan-angannya, itulah gambaran umum manusia.

Faedah Kajian “3 Keuntungan Hidup untuk Akhirat”
Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A hafizhahullah

COMMENTS

WORDPRESS: 0