Berantakannya Urusan Penggila Dunia — Orang yang cita-citanya dunia maka akan terus menerus merasa kurang dan urusannya akan terbengkalai, baik itu urusan pribadinya, keluarganya, maupun dengan orang lain. Ibnu Qayyim rahimahullah berkata,
مُحِبُّ الدُّنْيَا لَا يَنْفَكُّ مِنْ ثَلَاثٍ : هَمٌّ لَازِمٌ ، وَتَعَبٌ دَائِمٌ ، وَحَسْرَةٌ لَا تَنْقَضِى
“Pecinta dunia tidak akan terlepas dari tiga hal, (1) Kegelisahan yang senantiasa ada; (2) Keletihan yang berkesinambungan; (3) dan penyesalan yang tiada pernah berhenti.”
[Ighatsatul Lahfan, 87]
Hidup yang diperbudak dunia, ketika sedang membangun usaha selalui diliputi kekhawatiran terus menerus apakah bisa sukses atau tidak, berbeda jika orientasinya akhirat maka akan tawakal kepada Allah sehingga tenang hatinya.
Selain itu diantara yang membuat letih adalah letihnya hati karena pesaing dunia itu menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya sehingga kondisi ini akan sangat melelahkan, kemudian dari perkara yang terus menerus mengejar dunia ujungnya akan menumbuhkan penyesalan yang tiada akhirnya kelak.
—
Faedah Kajian “Prinsip Hidup Seorang Muslim.”
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A. hafidzhahullah



COMMENTS