Bersama Penguasa yang Baik Maupun yang Fajir — Diantara prinsip ahlus sunnah wal jama’ah adalah perihal muamalah dengan penguasa dalam hal menunaikan ibadah haji, jihad, shalat jumat, hari raya, yakni bersama dengan umara baik yang adil maupun yang fajir.
Umara ada 2 kondisi yakni umara adil & shalih maka ini tidak perlu penjelasan lebih lanjut karena rakyat pasti mencintai mereka, adapun umara yang fajir & zhalim tapi masih muslim ada pembahasan yang sangat penting sehingga membedakan antara ahlus sunnah dengan ahlul bid’ah.
Khawarij dengan alasan penguasa zhalim mereka perangi dengan pemberontakan, mutazilah memiliki prinsip amar maruf nahi munkar dengan memberontak kepada penguasa zhalim, ahlus sunnah memiliki prinsip yang sangat penting yang membedakan dengan ahlul bid’ah yang semua prinsip ini dibangun diatas kaidah menghindari kerusakan yang besar demi tercapainya maslahat yang juga besar.
دَرْءُ الْمفَاسِدِ مُقَدَّمٌ عَلَى جَلْبِ الْمَصَالِحِ
“Menolak kemudharatan lebih diutamakan daripada mendatangkan kemaslahatan”
—
Faedah Kajian “Bukan Penjilat Penguasa”.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A hafizhahullahu ta’ala


COMMENTS