Bid’ah itu, Sesat Rasa Petunjuk — Ahli bid’ah menyangka ketika berbuat bid’ah sedang bertaqarrub kepada Allah & memandangnya sebagai kebaikan sehingga akan menjadi sebab dicintai Allah, padahal tidaklah demikian, sebagaimana Allah ta’ala berfirman dalam Surat Al-Kahfi Ayat 103,
قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُم بِٱلْأَخْسَرِينَ أَعْمَٰلًا
“Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?”
ٱلَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا
“Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.”
[Surat Al-Kahfi, Ayat 104]
Riilnya buruk dan sesat tapi perasaan sedang berada di atas petunjuk & kebenaran inilah orang yang tenggelam dalam perbuatan bid’ah, sehingga amalnya tertolak.
—
Faedah Kajian “Sifat Ahli Neraka: Kejahatan Bid’ah”.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A hafidzahullah



COMMENTS