Dunia, Kampung Ujian — Mukmin akan merenungkan dengan seksama bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia baik itu kebaikan maupun keburukan hakikatnya adalah semuanya merupakan ujian bagi hamba, untuk menguji hamba apakah bisa bersyukur ataukah bersabar. Hamba akan diuji dengan nikmat dan musibah, hamba akan diuji dengan perintah dan larangan, hamba akan diuji dengan musibah yang menimpanya.
Dunia memang tempat ujian, bukan tempat menikmati balasan, sempurnanya balasan hanya kelak di yaumul akhir.
Dengan adanya ujian akan diketahui mana hamba yang syukur nikmat dan kufur nikmat, mana yang mukmin mana yang kafir, mana yang istiqomah mana yang tumbang, maka mukmin akan betul-betul memanfaatkan waktu sebaik-baiknya di dunia untuk ibadah dan ketaatan. Karena dunia itu adalah tempat untuk beramal dan menyiapkan bekal untuk kehidupan akhirat yang kekal, sebagaimana Allah ta’ala berfirman dalam Surat Al-Hijr Ayat 99,
وَٱعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ ٱلْيَقِينُ
Artinya: “Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).”
—
Faedah Kajian “Kufur Nikmat”.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A. hafizhahullahu ta’ala



COMMENTS