Hakikat Orang Cerdas

Hakikat Orang Cerdas

Hakikat Orang Cerdas — Mengingat kematian merupakan perkara yang sangat penting karena menjadi pemutus kelezatan dunia, diantara perkara yang pernah disampaikan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dalam sabdanya,

‎ أَفْضَلُ المُؤْمِنِينَ أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَ أَكْيَسُهُمْ أَكْثَرُهُم لِلمَوتِ ذِكْرًا وَ أَحْسَنُهُم لَهُ اسْتِعْدَادًا أُولَئِكَ الأَكْيَاسُ

“Orang mukmin yang paling utama adalah orang yang paling baik akhlaknya. Orang mukmin yang paling cerdas adalah orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling bagus persiapannya untuk menghadapi kematian. Mereka semua adalah orang-orang cerdas (yang sesungguhnya, pent).”
(HR. At-Tirmidzi)

Cerdas tidak hanya bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, akan tetapi menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah di mana beliau pernah berkata (yang artinya),

“Orang yang cerdas bukanlah orang yang tahu mana yang baik dari yang buruk. Akan tetapi, orang yg cerdas adalah orang yang tahu mana yang terbaik dari dua kebaikan dan mana yang lebih buruk dari dua keburukan.
Ia pun bersyair, “Orang yang cerdas ketika terkena dua penyakit yang berbeda, ia pun akan mengobati yang lebih berbahaya.”
(Majmu’ Al Fatawa, 20: 54).

Cerdas karena mereka telah memilih pilihan yang tepat yaitu kehidupan akherat, yang kesengsaraannya tidak bisa ditebus walau dengan dunia seisinya maupun seluruh manusia sedunia.


Faedah Kajian “Pemutus Kelezatan Dunia.”
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A hafizhahullahu ta’ala

COMMENTS

WORDPRESS: 0