Jangan Boikot Al-Qur’an

Jangan Boikot Al-Qur’an

Jangan Boikot Al-Qur’an — Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an, maka tidak selayaknya kaum muslimin jauh dari membaca, mentadabburi, & memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an supaya bisa diamalkan.

Kehinaan kaum muslimin jika jauh dari Al-Qur’an sebagaimana hadits dari Shahabat Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda,

إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةورضيتم بالزرعِ وَاتبعتمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمْ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ.

“Apabila kalian sudah melakukan jual beli dengan cara ‘inah (jual beli yang terdapat unsur riba), sangat menyukai bertani dan mengukuti ekor-ekor sapi (sibuk dengan lahan pertanian), dan meninggalkan jihad fi sabilillah, Niscaya Allah akan timpakan kehinaan kepada kalian. Dan Dia (Allah) tidak akan melepaskannya sampai kalian kembali kepada agama kalian.”
[HR. Abu Dawud dan Ahmad]

Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyyah Rahimahullah Ta’ala menyebutkan sedikitnya ada 5 hal yang termasuk dalam kategori pemboikotan terhadap Al-Qur’an :

  1. Memboikot Al-Qur’an dengan tidak mau mendengarkan bacaan Al-Qur’an dan tidak mengimani kandungan Al-Qur’an
  2. Memboikot Al-Qur’an dengan tidak mau mengamalkan kandungan yang terdapat dalam Al-Qur’an dan tidak menghalalkan apa yang dihalalkan Al-Qur’an serta tidak mengharamkan apa yang diharamkan Al-Qur’an meskipun membaca Al-Qur’an dan mengimaninya
  3. Memboikot Al-Qur’an dengan tidak mau menjadikan Al-Qur’an sebagai hakim dan tidak mau berhukum dengan Al-Qur’an pada seluruh perkara agama baik itu pokok-pokok agama ataupun cabang-cabangnya.
  4. Memboikot Al-Qur’an dengan tidak mau mentadabburi, memahami dan mengenal keinginan Allah Ta’ala yang terdapat pada ayat-ayat Al-Qur’an
  5. Memboikot Al-Qur’an dengan enggan untuk mencari kesembuhan dan berobat dengan Al-Qur’an pada seluruh jenis penyakit hati, dan justru mencari kesembuhan dan obat pada selain yang terdapat dalam Al-Qur’an.

Faedah Kajian Membaca Al-Quran di Bulan Ramadhan (5 Menit yang Menginspirasi).
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A. حفظه الله تعالى

COMMENTS

WORDPRESS: 0