Jangan Tertipu “Penamaan”

Jangan Tertipu “Penamaan”

Jangan Tertipu “Penamaan” — Perkara batil dipoles oleh dai-dai yang menyimpang dengan perkara yang bagus, agar manusia tertarik dan mendekat, sedikit demi sedikit akan menyebabkan seseorang terjerumus dalam penyimpangan maupun kemaksiatan.

Diantara hal batil yang dibalut dengan hal indah adalah riba yang merupakan dosa besar, namun diungkapkan dengan istilah bagus seperti faidah atau bunga supaya orang tertarik.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh imam Ahmad dengan sanad yang shahih dijelaskan,

دِرْهَمُ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةِ وَثَلاَثِيْنَ زَنْيَةً

“Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari hasil riba dan dia paham bahwa itu adalah hasil riba maka lebih besar dosanya daripada berzina 36 kali”.

Karena apabila disampaikan dengan istilah yang sebenarnya maka kaum muslimin pasti akan menolak mentah-mentah. Hal batil lainnya yang dibalut dengan kata-kata indah adalah pergaulan bebas yang dikenal dengan istilah kemajuan atau peradaban yang maju. Namun dalam hal-hal yang baik dan lurus dikesankan buruk dengan istilah kolot, kaku, dan lain sebagainya.

—
Faedah Kajian “Nasihat Untuk Para Penuntut Ilmu”.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A hafizhahullahu ta’ala

COMMENTS

WORDPRESS: 0