Jika Beramal, Rutinkan

Jika Beramal, Rutinkan

Jika Beramal, Rutinkan — Di antara prinsip beramal itu menjaga rutinitasnya walau sedikit. Dengan tetap rutin beramal shalih hingga menjelang ajal menjemput maka akan memberikan keuntungan bagi kita di antaranya :

  1. Membersihkan hati dari penyakit nifaq (kemunafikan), karena mukmin itu mencintai Allah lahir dan batin, tidak seperti orang munafik yang penuh kepalsuan sehingga beramalnya tidak akan tulus dan langgeng.
  2. Akan mendapatkan kecintaan Allah kepada hambanya. Allah akan mencintai hamba Nya yang senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya dengan amal-amal wajib dan menyempurnakanya dengan amal-amal sunnah, sebagaimana dalam hadits wali.
  3. Menyelamatkan diri dari bahaya fitnah yang datang kepadanya.

‎عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم : «بَادِرُوا بالأعمال فِتَنًا كَقِطَعِ الليل المُظْلِمِ، يُصْبِحُ الرجلُ مؤمنا ويُمْسِي كافرا، ويُمْسِي مؤمنا ويُصْبِحُ كافرا، يبيعُ دينه بِعَرَضٍ من الدنيا».
‎[صحيح] – [رواه مسلم]

Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu ‘anhu-, dari Nabi -ṣhallallāhu ‘alaihi wa sallam-, “Bersegeralah untuk beramal (saleh) sebelum datang berbagai fitnah seperti potongan-potongan malam yang gelap, di mana pada pagi hari seseorang beriman namun di sore hari ia menjadi kafir, dan pada sore hari ia beriman namun di pagi hari ia kafir, ia menjual agamanya dengan harta dunia.”
(HR. Muslim)

  1. Menyelamatkan dirinya dari su’ul khatimah. Karena barangsiapa yang merutinkan amal shalih sangat besar kemungkinan mati saat melakukan amal shalih.

Faedah Kajian Motivasi Istiqomah setelah Ramadhan.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, BA. حفظه الله تعالى

Newer Post

COMMENTS

WORDPRESS: 0