Makna Tilawah Al-Qur’an — Keutamaan tilawah Al Quran di bulan ramadhan, diantaranya berdasarkan firman Allah Ta’ala dalam Surat Fatir Ayat 29,
إِنَّ ٱلَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَٰبَ ٱللَّهِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنفَقُوا۟ مِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَٰرَةً لَّن تَبُورَ
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,”
Dalam tilawah Al Quran itu mulai dari proses membaca huruf-hurufnya, memahami makna kandungan ayatnya, hingga mengamalkan kandungannya ayatnya.
Membaca Al-Quran bisa terang-terangan bisa sembunyi-sembunyi. Terkadang ketika beramal shalih kita diperintahkan untuk sembunyi-sembunyi dalam rangka memurnikan keikhlasan agar terhindari dari penyakit riya’ dan sum’ah, namun terkadang diperintahkan untuk ditampakkan dalam rangka memberikan motivasi contoh teladan kepada kaum muslimin lainnya.
Ada 2 macam cara dalam membaca kitabullah yakni:
- Tilawah dalam rangka memahami hukum dalam Al-Quran, melaksanakan perintah-Nya, dan menjauhi laranganNya
- Tilawah dengan lisan
—
Faedah Kajian Kitab Majaalis Syahri Ramadhan Eps.05: “Tilawatil Qur’an”.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud B.A. hafizhahullah



COMMENTS