Mayoritas, Bukan Standar Kebenaran

Mayoritas, Bukan Standar Kebenaran

Mayoritas, Bukan Standar Kebenaran

Kebenaran itu diukur dengan wahyu. Segala sesuatu yang mencocoki wahyu maka itu adalah haq (kebenaran), kemudian apa-apa yang menyelisihi wahyu adalah kebatilan siapapun pengusungnya.

Diantara tren jahiliyah adalah menyandarkan kebenaran pada kebanyakan orang (mayoritas), bahkan lebih gila lagi: suara rakyat suara Tuhan.

Rakyat ada yang komunis, sekuler, pengekor hawa nafsu, ahli maksiat. Bagaimana bisa disebut suara rakyat suara Tuhan?

Faedah Kajian “Berdalil Dengan Mayoritas“.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A hafizhahullah ta’ala

COMMENTS

WORDPRESS: 0