Membina Dengan Aqidah

Membina Dengan Aqidah

Membina Dengan Aqidah — I’tiqad firqatun najiyah (golongan yang selamat) yang ditolong Allah hingga hari kiamat kelak adalah mereka yang beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat Nya, Kitab-Kitab Nya, Rasul-Rasul Nya, Yaumul Akhir, Takdir Baik dan Buruk. Keterangan ini telah diterangkan pula dalam Hadits Jibril yang panjang dengan nukilan sebagai berikut,

‎قَالَ : صَدَقْتَ فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ قَالَ : فَأَخْبِرْنِي عَنِ الإِيْمَانِ قَالَ أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

“Orang itu berkata, “Engkau benar.” Kami pun heran, ia bertanya lalu membenarkannya. Orang itu berkata lagi, “Beritahukan kepadaku tentang Iman.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Engkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada para rasul-Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” Orang tadi berkata, “Engkau benar.””
(HR. Muslim, no. 8)

Inti aqidah ahlus sunnah adalah fokus seputar Arkanul Iman (rukun iman), sehingga jika seseorang ingin mendidik manusia maka hendaknya fokus dengan pembahasan rukun-rukun iman sebagaimana yang dilakukan oleh para ulama ahlus sunnah.

Faedah Kajian “Kitab Al-Aqidah Al-Wasithiyah.”
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A hafizhahullahu ta’ala

COMMENTS

WORDPRESS: 0