Merasa Cukup

Merasa Cukup

Merasa Cukup — Orang yang orientasinya akhirat akan senantiasa merasa cukup serta memiliki mental memberi (dermawan) tidak mental meminta-meminta. Adapun dunia dijadikan wasilah untuk meraih akhirat supaya dapat menafkahi keluarganya, menjaga harga diri dan menjaga diri dari meminta kepada manusia.

Kekayaan yang hakiki bukanlah dengan banyaknya harta akan tetapi kayanya hati sebagaimana hadits,

‎عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «ليس الغِنَى عن كَثرَة العَرَض، ولكن الغِنَى غنى النفس».
‎[صحيح] – [متفق عليه]

Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu ‘anhu- dari Nabi -ṣhallallāhu ‘alaihi wa sallam-, beliau bersabda, “Kekayaan itu bukan dengan harta yang banyak, tetapi kekayaan sebenarnya adalah kaya jiwa.”
(Hadis sahih – Muttafaq ‘alaih)

Maka orang beriman tidak berharap kepada manusia namun berharapnya hanya kepada Allah.

Selalu merasa cukup dan tidak butuh kepada manusia karena orang beriman memohon & memintanya hanya kepada Allah sehingga tidak akan menghinakan diri di hadapan manusia namun akan tetap bersikap dermawan.

Faedah Kajian “Tazkiyatun Nafs”.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A. حفظه الله تعالى

COMMENTS

WORDPRESS: 0