Qona’ahlah — Apabila seorang hamba merasa cukup dengan segala karunia dari Allah maka Allah akan benar-benar berikan hatinya merasa cukup karena terdapat kaidah Al-jaza’u min jinsil ‘amal (الجزاء من جنس العمل) adalah kaidah Islam yang berarti “balasan itu sesuai dengan jenis perbuatan”.
Allah berikan kecukupan dalam hatinya sehingga tidak merasa kekurangan dan fakir, sebagaimana hadits dari Anas raḍiyallāhu ‘anhu meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda (yang artinya),
“Seandainya manusia memiliki dua lembah harta, niscaya ia akan mengejar yang ketiga. Padahal (pada akhirnya) perutnya tidak akan terisi oleh selain tanah, dan Allah menerima tobat mereka yang bertobat.”
[Ṣaḥīḥ Muslim – 1048]
Jiwanya merasa selalu kekurangan sehingga memiliki semangat untuk terus mengejar dunia, sangat ketakutan jika kehilangan dunia, ini adalah keumuman yang ada dalam diri manusia kecuali bagi hamba yang dirahmati Allah dalam kehidupannya.
Boleh jadi orang yang dirahmati Allah ini kaya raya namun dia qona’ah dan zuhud dengan dunia, tidak diperbudak oleh dunia namun justru kekayaannya menjadi kendaraan untuk menggapai kebahagiaan akhirat.
—
Faedah Kajian “Hakikat Kekayaan Jiwa”.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A hafizhahullah



COMMENTS