Ruh Kehidupan Hati

Ruh Kehidupan Hati

Ruh Kehidupan Hati — Kehidupan manusia ada dua yakni: kehidupan badan dan kehidupan hati. Asupan kehidupan badan adalah makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup. Serta menghindari racun masuk ke dalam tubuh.

Adapun kehidupan yaitu berupa ilmu yang bermanfaat. Karena ilmu ibaratnya adalah cahaya yang memandukan kehidupan.

‎ أَوَمَنْ كَانَ مَيْتًا فَأَحْيَيْنَاهُ وَجَعَلْنَا لَهُ نُورًا يَمْشِي بِهِ فِي النَّاسِ كَمَنْ مَثَلُهُ فِي الظُّلُمَاتِ لَيْسَ بِخَارِجٍ مِنْهَا كَذَلِكَ زُيِّنَ لِلْكَافِرِينَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.”
[QS. Al-An’aam: 122]

—
Faedah Kajian ‘Tetaplah Berdakwah’.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A hafizhahullahu

COMMENTS

WORDPRESS: 0