Saat Musibah Menerpa

Saat Musibah Menerpa

Saat Musibah Menerpa — Musibah hidup itu pasti, tak seorang pun yang terbebas dari musibah kehidupan, karena memang dunia darul bala’ (kampung ujian). Manusia dalam menghadapi ujian ada beberapa tingkatan di antaranya :

  1. Tidak sabar, sehingga ekspresinya mudah marah dan terkadang tidak terkendali ucapan dan perbuatannya, seakan tidak ada iman atau sangat lemah imannya.
  2. Bersabar, tapi masih merasakan pahitnya musibah walaupun tidak mengeluh kepada makhluk.
  3. Ridho, berlapang dada, karena sadar bahwasanya itu semua takdir Allah.
  4. Bersyukur, yakin terhadap pahala besar di balik musibah sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Az-Zumar Ayat 10,

‎قُلْ يَٰعِبَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ فِى هَٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.

Faedah Kajian “Ojo Kakehan Sambat”.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A حفظه الله تعالى

COMMENTS

WORDPRESS: 0