Salah Paham Terhadap Bantahan Para Ulama

Salah Paham Terhadap Bantahan Para Ulama

Salah Paham Terhadap Bantahan Para Ulama — Sebagian orang menyangka bahwa ketika para ulama membantah orang yang menyimpang berarti tidak menjaga kehormatan kaum muslimin, bahkan dianggap tidak loyal kepada kaum muslimin, padahal ini tidaklah tepat karena ulama tidak boleh diam dari kesalahan dan kesesatan yang terjadi ditengah-tengah kaum muslimin, karena lubang yang terbuka sebab penyimpangan dalam agama akan menjadi pintu masuk musuh-musuh Islam untuk merusak & menguasai kaum muslimin.

Maka dari itu bantahan adalah sebuah kewajiban sebagai bentuk menjaga agama ini, agar tegak hujjah yang jelas dan terang bagi kaum muslimin.

Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menuliskan pernyataan Imam Abu Ali Ad Daqqaq An Naisaburi Asy Syafi’i,

‎الساكت عن الحق شيطان أخرس، والناطق بالباطل شيطان ناطق

“Orang yang berdiam diri dari (menyampaikan) kebenaran, maka ia adalah syaithon akhros (yakni setan yang bisu dari jenis manusia). Dan orang yang menyampaikan kebatilan ia adalah setan yang berbicara.”

Adapun yang diinginkan para penyimpang, mereka ingin menampakan persatuan, akan tetapi dengan membiarkan penyimpangan terus berjalan, padahal penyimpangan inilah kunci kekalahan kaum muslimin.

—
Faedah Kajian “Membantah Para Penyimpang, Bentuk Amar Makruf Nahi Munkar”.
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A. hafizhahullah

COMMENTS

WORDPRESS: 0