Tiga Hal Pemersatu Umat — Ada 3 perkara yang wajib kita perhatikan jika ingin terwujud persatuan yang hakiki:
- Tauhid
- Berpegang teguh dengan kitab dan sunnah
- Taat kepada penguasa (dalam hal ma’ruf)
Sebagaimana dijelaskan dalam sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam,
“إِنَّ اللَّهَ يَرْضَى لَكُمْ ثَلَاثًا وَيَكْرَهُ لَكُمْ ثَلَاثًا. فَيَرْضَى لَكُمْ: أَنْ تَعْبُدُوهُ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا، وَأَنْ تَعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا، وَأَنْ تُنَاصِحُوا مَنْ وَلَّاهُ اللَّهُ أَمْرَكُمْ.
”Sesungguhnya Allah meridhai tiga hal dan membenci tiga hal atas kalian. Dia ridha jika:
(1) kalian beribadah pada-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya dengan suatu apapun,
(2) kalian semua berpegang teguh dengan tali Allah dan tidak berpecah belah,
(3) menasehati pemerintah kalian.”
(HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu)
Tiga hal ini kunci terwujudnya persatuan hakiki.
Tauhid, membuahkan tauhidul kalimat, bersatunya kalimat.
Berpegang teguh dengan Al-Qur’an dan sunnah, yaitu tali Allah, akan mengikatnya menjadi persatuan.
Menasehati penguasa, yaitu bersikap tulus, mentaati dalam perkara ma’ruf dan selalu menginginkan kebaikan bagi penguasanya.
—
Faedah Kajian “Muamalah yang Salah dengan Pemerintah.”
Bersama Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A حفظه الله تعالى



COMMENTS